Sabtu, 01 Oktober 2016

E-commerce

PRAKATA



Perkembangan   teknologi  informasi  yang  sangat   dramatis   dalam beberapa  tahun  terakhir  telah  membawa  dampak  transformational pada berbegai aspek kehidupan, termasuk di  dalamnya  dunia bisnis. Setelah berlalunya era total  quality dan reengineering’,  kini  saatnya
‘era elektronik’ yang ditandai dengan  menjamurnya  istilah-istilah  e- business, e-economy, e-university, e-government, e-entertainmente- service, dan masih banyak lagi  istilah sejenis.
Salah satu konsep yang dinilai merupakan paradigma bisnis baru adalah  e-business  atau   dikenal  pula  dengan  istilah  e-commerce sebagai bidang kajian yang relatif masih baru dan akan terus berkembang,   e-busines berdampak   besar   pada   praktek   bisnis, setidaknya  dalam hal penyempurnaan  direct marketing, transformasi organisasi, dan redefinisi organisasi.



Pendahuluan



Salah  satu   karakteristik  utam era  informasi  adalah  bisnis elektronik atau  yang lebih dikenal dengan  istilah e-business atau  e- commerce Model bisnis  ini   menekankan  pertukaran  informasi dan transaksi   bisnis  yang  bersifat   paperless,   melalui  Electronic Data Interchange (EDI),   E-mail, electronic bulletin boards, electronic fund transfer, dan teknologi lainnya yang juga berbasis jaringan. Popularitas e-business  di   penghujung abad  20  dan  di   awal  milenium  baru  ini ditunjang oleh tiga faktor pemicu utama,  yaitu (1)   faktor pasar dan ekonomi, diantaranya kompetisi yang semakin intensif, perekonomian global, kesepakatan  dagang regional, dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar,  (2)   faktor sosial dan  lingkungan, seperti perubahan karakteristik angkatan kerja, deregulasi pemerintah, kesadaran dan tuntutan akan praktis etis, kesadaran dan tuntutan akan praktis etis, kesadaran akan tanggung jawab  sosial perusahaan, dan perubahan  politik, dan  (3)   faktor teknologi, meliputi singkatnya usia siklus hidup produk dan  teknologi, inovasi yang muncul hampir setiap  waktu,  information overloaddan  berkurangnya  rasio  biaya teknologi terhadap kinerja.


Perspektif dan Perkembangan E-Commerce



Istilah  e-business  berkaitan   erat   dengan   e-commerce Bagi sebagian kalangan, istilah e-commerce diartikan secara sempit sebagai transaksi jual   beli   produk, jasa dan informasi antar mitra bisnis lewat jaringan komputer, termasuk internet. Sedangkan e-business mengacu pada lingkup yang lebih luas dan mencakup pula layanan pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis, dan transaksi elektronik internal dalam sebuah organisasi
Meskipun   demikian,   istilah   e-commerce    sebenarnya    dapat    di definisikan berdasar 5 perspektif (Phan, 1998; lihat Tabel 2):  (1)  on-line purchasing perspective;  (2)   digital communications  perspective;  (3) service perspective; (4)  business process perspective; dan (5)  market- of-one perspective. Dengan demikian, pada hakikatnya dalam lingkup yang luas e-commerce bisa dikatakan ekuivalen atau sama dengan e- business (Turban, et al., 2000).



Perspektif Mengenai E-commerce







PERSPEKTIF


DEFINISI E- COMMERCE


FOKUS



1. On-line Purchasing

Pespective
Sistem yang memungkinkan pembelian dan penjualan produk dan informasi melalui internet
dan jasa online lainnya.



Transaksi online


2. Digital Communication Perspective
Sistem yang

memungkinkan pengiriman informasi digital produk, jasa dan pembayaran
online



Komunikasi secara elektronis







3. Service Perspective
Sistem yang memungkinkan upaya menekan biaya, menyempurnakan kualitas produk dan informasi instan terkini, dan meningkatkan kecepatan penyampaian
jasa





Efisiensi

dan layanan pelanggan


4. Business Process

Perspective
Sistem yang
memungkinkan otomatisasi transaksi bisnis dan aliran kerja

Otomatisasi proses bisnis
5. Market-of-one

Perspective
Sistem yang memungkinkan proses
‘Customization’ produk dan

jasa untuk diadapatasikan
Process customizati on pada kebutuhan dan keinginan setiap pelanggan secara efisien
Sumber: diolah dari Phan (1998).


Model Bisnis Internet







KATEGORI


DESKRIPSI


CONTOH






Virtual Storefront
Menjual produk fisik  atau jasa secara online. Pengiriman barang dan jasa non-digital menggunakan sarana-sarana tradisional
(seperti jasa pos dan kurir).
Amazon.com Virtual Vineyard Security First Network
Bank






Marketplace

Concentrator
Memusatkan informasi mengenai produk dan jasa dari berbagai produsen pada satu titik sentral. Pembeli dapat mencari, membandingkan dan kadangkala juga melakukan
transaksi pembelian.



Internet Mall Dealernet Industrial Marketplace
InsureMarket







Information Brokers
Menyediakan informasi mengenai produk, harga dan ketersediaannya. Beberapa diantaranya juga memfasilitasi transaksi, namun nilai utamanya
adalah informasi yang

disediakan.





PartNet Travelocity Auto-by-Tel
Transaction Brokers
Pembeli bisa mengamati berbagai tarif dan syarat
pembelian, namun aktivitas
E*Trade

Ameritrade




bisnis utamanya adalah memfasilitasi transaksi.





Electronic

Clearinghouses
Menyediakan suasana seperti tempat lelang produk, dimana harga dan
ketersediaan selalu berubah, tergantung pada reaksi
konsumen.




Bid.com

OnSale





Reverse Auction
Konsumen mengajukan tawaran kepada berbagai penjual untuk membeli barang atau jasa dengan harga yang dispesifikasi oleh
pembeli.




Priceline.co m


Digital Product

Delivery
Menjual dan mengirim perangkat lunak, multimedia, dan produk digital lainnya
lewat internet.

Build-a-Card

PhotoDisc

SonicNet








Content Provider
Memperoleh pendapatan lewat penyediaan konten. Pendapatan bisa dihasilkan dari biaya berlangganan atau biaya akses, penjualan ruang iklan, atau biaya
penempatan iklan dalam daftar terorganisasi pada
searchable database.




Wall  Street Journal Interactive Quote.com Tripod


Online Service

Provider
Menyediakan layanan dan dukungan bagi para pemakai perangkat lunak dan
perangkat keras.


Cyber Media

Tune Up.com
Sumber: Laudon & Laudon (2000).



Lebih  lanjut,  e-business bisa di  klasifikasikan berdasarkan  karakteristik transaksi menjadi enam jenis (Turban, et al.,2000).
Business-to-Business  (B2B), meliputi  transaksi IOS  (Inter Organizational System) dan transaksi pasar elektronik (electronic market  transactions)  antar  organisasi.  Tipe-tipe IOS  antara lain berupa EDI, extranets, electronic funds transfer, electronic forms, integrated messaging, shared databases, dan supply chain management.  Hingga saat  ini   tipe  B2 adalah  yang  paling dominan dalam praktek e-business.
Business-to-Consumer (B2C),  yaitu   transaksi   ritel   dengan pembeli  individual. Contohnya  antara   lain     www.amazon.com, www.barnesandnoble.com,                            www.elexmedia.co.id, htttp://commerce.i     -2.co.id/dagadu,     www.togamas.com,    dan www.indonesiancd.com.
Consumer-to-Consumer   (C2C),   dimana    konsumen    menjual produk secara  langsung  kepada  konsumen  lainnya. Biasanya individu mengiklankan  produk,  jasa,   pengetahuan,   maupun keahliannya  disalah  satu   situs   lelang  atau   classified  ads. Contohnya            meliputi              www.bekas.com            dan www.classified2000.com
Consumer-to-Business   (C2B),  meliputi  individu  yang   menjual produk atau jasa kepada organisasi, serta individu yang mencari penjual,bertransaksi  dengan  penjual tersebut,  dan  melakukan transaksi.
Non-Business  Electronic Commerce;  terdiri  dari  institusi  non bisnis seperti lembaga pendidikan, organisasi nirlaba, organisasi keagamaan,  organisasi  sosial,  dan  instansi  pemerintah (contohnya,               www.bapenas.go.id),               www.bps.go.id, www.komnas.go.id, dan  www.bppt.go.id). Umumnyorganisasi non  bisnis  menggunakan   berbagai   tipe   e-commerce   untuk


keperluan menekan biaya atau meningkatkan layanan pelanggan dan operasi.
Intrabusiness   (organizational)  electronic  commerce meliputi semua  aktivitas  internal  organisasi  yang  biasanya  dilakukan melalui intranet meliputi pertukaran barang, jasa atau informasi. Aktivitas internal  bisa  bermacam-macam,   mulai  dari  menjual produk  korporat   kepada   para   karyawan   hingga   aktivitas pelatihan online.

SUMBER : KLIK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar