Sabtu, 20 Juni 2015

PERKEMBANGAN JARINGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Pendahuluan

Sejak pertama kali ditemukan, perkembangan teknologi telekomunikasi di dunia bergerak dengan sangat cepat karena karena tuntutan teknologi komunikasi yang memerlukan pertukaran data yang besar, cepat dan dapat digunakan dj mana saja atau mobile. Saat ini yang sedang banyak dibahas adalah teknologi 3G, tetapi sebelum membahas teknologi  wireless  30,  kita  harus  memahami  sedikit cara kerja   berdasarkan   modulasinya   yang   umum   digunakan   dalam   teknologi komunikasi  seluler  yang  akan  menjadi  dasar  perbedaan  kemampuan  pada teknologi  komunikasi pada tiap  generasi  sebelum teknologi  30  (OG, 1G, 2G, 2.5G) dan sedikit membahas pengembangan teknologi setelah 3G (3.5G dan 4G).

Pembahasan

Dalam bab pembahasan ini akan dijelaskan tentang perkembangan teknologi  wireless.  Baik   sebelum  teknologi  sebelum  3G  yang  terdiri  dari teknologi  OG, 1G,  2G,  dan  2.5G,  Teknologi  3G  sendiri,  dan  pengembangan teknologi 3G yang terdiri dari teknologi 3.SG dan sekilas tentang 4G.

Teknologi jaringan wireless dapat dibagi enam generasi, yaitu:

1. Teknologi Generasi Awal / Zero Generation (OG)
Generasi awal (OG) atau Mobile radio telephone ini merupakan teknologi telepon  selular modern permulaan, dimana menggunakan jaringan gelombang radio (radiotelephone) khusus (terpisah dan tertutup dengan jaringan  lain yang sejenis)  dengan  jangkauan   jaringan   yang  terbatas   dan  dapat  terhubung   dengan jaringan  telepon  umum  biasa. Dipergunakan   biasa pada  mobil  dan truk  agar dapat berkomunikasi dengan jaringan  telepon  biasa.  Mobile  radio  telephone  ini dikenal dengan   nama   dagang WCCs (Wireline Common    Carriers, AKA elephone companies),  RCCs (Radio Common Carriers), and two-way radio dealers. (prinsipnya   seperti  jaringan   komunikasi   Polisi   atau  Taxi  (walkie-talkie),    hanya saja   Mobile    radio   telephone    ini   mempunyai    nomor   telepon    tersendiri    dan terhubung  dengan jaringannya  tersendiri).

Kemampuan  teknologi  0 G (Zero  Generation):   kemampuan  teknologi   0 G ini  hanya  dapat bisa melayani komunikasi suara  saja  dan  merupakan   teknologi awal  komunikasi bergerak     (mobile) yang di implementasikan dan di komersilakan. Kelemahan  teknologi 0 G : metoda  transmisinya  masih  half-duplex   meski pada  perkembangannya  mendukung  full-duplex.   Jumlah  pelangan  dan jangkauan jaringannya   sangat  terbatas.  Tidak  mendukung  komunikasi  data.
2. Teknologi   Generasi   Pertama    (lG)
Generasi  pertama atau 1G merupakan  teknologi handphone pertama yang diperkenalkan   pada  era  80-an  dan  masih  menggunakan   sistem  analog. Generasi pertama ini  menggunakan   teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA). Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi  frekuensi pada  suatu sel untuk  digunakan  masing-masing pelanggan di sel tersebut, sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan     memiliki frekuensi sendiri  (prinsipnya  seperti pada  stasiun  radio  dimana  satu  stasiun  radio hanya menggunakan   satu frekuensi untuk  siarannya).

Kemampuan teknologi 1G : kemampuan  teknologi 1G ini hanya dapat bisa melayani  komunikasi suara  saja tidak dapat  melayani  komunikasi data dalam kecepatan  tinggi  dan besar.

Kelemahan   teknologi 1G: penggunaan  teknologi  analog pada generasi pertama  menyebabkan banyak  keterbatasan yang dimiliki  seperti  kapasitas trafik yang kecil, jumlah  pelanggan yang dapat ditampung dalam  satu  sel  sedikit, dan penggunaan spektrum frekuensi  yang  boros karena satu  pengguna  menggunakan satu buah kanal frekuensi. Derau  intemodulasi (suara tidakjernih).

3. Tekonologi   Generasi   Kedua   (2G)
Teknologi generasi  kedua muncul karena tuntutan pasar dan kebutuhan akan  kualitas   yang  semakin baik. Generasi 2G sudah menggunakan teknologi digital. Generasi ini menggunakan   mekanisme Time Division Multiple Access (TDMA)dan Code Division Multiple Access ( CDMA)  dalam  teknik komunikasinya.

Kemampuan teknologi 2G:  generasi  kedua selain digunakan untuk komunikasi  suara, juga  bisa  untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua  arah untuk  mengirim  pesan pendek  sebanyak  160 karakter),  voice  mail,  call waiting,  dan transfer  data  dengan  kecepatan  maksimal  9.600bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu  cukup untuk mengirim SMS, down1oad  gambar atau ringtone MIDI.  Kelebihan 2G dibanding IG selain  layanan  yang lebih  baik, dari segi kapasitas  juga  lebih besar.  suara yang  dihasilkan  menjadi  lebih jernih,  karena berbasis  digital,  maka  sebelum  dikirim  sinyal  suara  analog  diubah menjadi  sinyal digital.  Perubahan ini memungkinkan   dapat  diperbaikinya kerusakan sinyal suara akibat gangguan noise atau  interferensi   frekuensi lain. Perbaikan dilakukan di penerima, kemudian dikembalikan lagi  dala bentuk   sinyal  analog,  efisiensi spektrum/frekuensi yang menjadi meningkat, serta  kemampuan   optimasi   sistem yang  ditunjukkan  dengan  kemampuan kompresi dan coding  data  digital.  Tenaga yang  diperlukan  untuk  sinyal sedikit  sehingga  dapat menghemat baterai , sehingga handset  dapat dipakai  lebih lama dan ukuran  baterai  bisa lebih kecil.

Kelemahan  teknologi  2G:  kecepatan transfer data masih rendah, Tidak efisien untuk trafik rendah. Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS  (cellTower).

4. Teknologi   Generasi   Dua  Setengah   (2.5G)
Teknologi 2.5G merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama  dalam platform  dasar  GSM  telah  mengalami   penyempurnaan, khususnya untuk  aplikasi data. Untuk yang  berbasis GSM teknologi 2.5G  di implementasikan  dalam  GPRS (General Packet  Radio  Services) dan WiDEN, sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan  dalam  CDMA2000 1x






GPRS (General   Packet Radio Services)
GPRS merupakan teknologi overlay yang disisipkan di atas jaringan GSM untuk   menangani komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain, dengan menggunakan handset GPRS,komunikasi   data  tetap  berlangsung   di atas jaringan GSM dengan GSM masih menangani    komunikasi  suara  dan  transfer data ditangani    oleh GPRS. Pengembangan  teknologi GPRS di   atas  GSM dapat dilakukan  secara  efektif   tanpa  menghilangkan infrastruktur lama, yaitu  dengan penambahan   beberapa  hardware  dan upgrade  software  baru  pada terminal/station dan server GSM. Kecepatan transfer data GPRS dapat mencapai hingga 160 kbps. Teknologi GPRS memiliki 3 fitur keunggulan, yaitu:
a)      Allways Online. GPRS menghilangkan mekanisme  dial kepada  pengguna pada  saat  ingin  mengakses  data,  sehingga   dikatakan  GPRS  selalu  online  karena transfer  data dikirim berupa  paket dan tidak bergantung  pada waktu  koneksi.
b)      An Upgrade to existing networks (GSM dan TDMA). Adopsi sistem GPRS tidak perlu menghilangkan sistem lama karena GPRS dijalankan  di atas infrastruktur yang telah ada.
c)      An Integral part of EDGE and WCDMA. GPRS merupakan  inti  dari mekanisme pengiriman paket data untuk teknologi 3G selanjutnya.

GPRS dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan kemampuannya, yaitu :
1.      Kelas A
Dapat dihubungkan ke jaringan GPRS dan GSM (suara, SMS) pada waktu besamaan penggunannya, perangkat  yang  mendukung kelas  A masih tersedia sampai saat ini.

2.      Kelas B
Dapat dihubungkan  ke jaringan  GPRS  dan  GSM  (suara,  SMS) tetapi hanya satu yang dapat digunakan pada waktu yang sama. Ketika layanan GSM (telepon atau SMS) digunakan, rnaka GPRS harus menunggu dan akan otomatis aktif kembali  setelah Iayanan GSM  (telepon atau  SMS) diakhiri. Kebanyakan perangkat GPRS termasuk dalam kelas B.

3.      Kelas C
Untuk menghubungkan layanan GPRS atau GSM (suara,SMS), harus dilakukan pengantian layanan secara manual antara kedua layanan (hampir sama seperti kelas B hanya pergantian jaringan yang aktif tidak otomatis).

Manfaat dari teknologi GPRS Client-Server Service yang memungkinkan pengaksesan data yang tersimpan dalam suatu basis data. Contoh penerapan aplikasi ini adalah pengaksesan WEB melalui browser. Messaging Services yang ditujukan untuk komunikasi antar individu pengguna dengan memanfaatkan storage server untuk penanganan pesan sebagai tempat penyimpanan pesan sementara / intermediate sebelum diterima oleh pengguna. Conoth hasil layanannya yaitu aplikasi Multimedia Message Service(MMS) yang digunakan  untuk  pengiriman  data  pesan multimedia  melalui  jaringan  GSM dengan  rnenggunakan telepon  seluler. Real-time conversational Services yang memberikan  layanan komunikasi dua  arah kepada pengguna  secara real-time. Beberapa contoh penerapannya adalah pada aplikasi internet dan multimedia semisal Voice over IP (VOIP) dan video conferencing. Tele-action services.


5. Teknologi Generasi  Ketiga (3G)
Teknologi generasi ketiga (3G Third Generation) dikembangkan oleh suatu kelompok yang diakui dan merupakan kumpulan para ahli dan pelaku bisnis yang berkompoten dalam bidang teknologi wireless di dunia. Teknologi 3G diperkenalkan pada awalnya adalah untuk tujuan sebagai berikut:
a.    Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan
b.    Menambah kemampuan jelajah (roaming)
c.    Untuk rnencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi
d.    Peningkatan kualitas layanan (Quality of Service QOS)
e.    Mendukung kebutuhan internet bergerak (mobile  internet)
Kemampuan teknologi 3G : Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps)   sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan  setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.

Kelebihan 3G dari generasi-genersi sebelumnya : kualitas suara yang lebih bagus. Keamanan yang terjamin. Kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal!Indoorls!ow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access. Support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melalukan call (telepon) ke tujuan yang berbeda. Infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. interkoneksi ke other mobile dan fixed users. Roaming nasional dan internasional. Bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga high data rate communicationservices dan asymmetric data  transmission. Efiensi spektrurn yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara   maksimum bandwidth yang terbatas. Support untuk multiple cell layer. Co-existance and  interconnection dengan satellite-based services. Mekanisme billing yang tergantung  clad volume data, kualitas service dan waktu.
Gambar 2. Peningkatan Kemampuan Generasi 2G  ke 3G

Gambar 3. Perkembangan Teknologi  Selular di Dunia

Kelemahan Teknologi 3G memerlukan korurol daya "Ideal" dan belum mencukupinya kecepatan transfer data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.

6. Teknologi Generasi  Tiga Setengah  (3.5G)
Teknologi  3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi  3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2 Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan video sharing.

             7. Teknologi Generasi Keempat  (4G- fourth generation)
Teknologi fourth generation (4G) adalah teknologi  yang baru memasuki tahap uji  coba. Salah satunya oleh Jepang dimana pihak NIT DoCoMo, perusahaan ponsel di Jepang.  memanfaatkan tenaga hingga 900 orang insinyur ahli untuk mewujudkan teknologi generasi ke 4.

Motivasi  Teknologi 4G: mendukung service multimedia interaktif. Telekonfrensi,  Wireless Intenet.  Bandwidth yang lebar, bit rates lebih besar dari
3G.   Global  mobility; Service Portability, Low-cost  service.   Skalabilitas untuk jaringan  mobile.

Teknologi   yang  baru dalam  4G  :  sepenuhnya   untuk jaringan   packet­
switched. Semua komponen jaringan digital Bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia  service dengan -Biaya yang murah ( Sampai 100 Mbps). Jaringan keamanan data yang kuat.

Teknologi yang  digunakan  untuk teknologi  4G, kemungkinan  teknologi yang diadaptasi  adalah : MTMO-OFDM (Multi Input Multi Output - Orthogonal Frequency  Modulation).  OFDM merupakan  suatu teknik  transmisi  multi carrier (banyak  frekuensi).  Dimana  tiap  frekuensi  adalah  orthovonal  satu  sama  lain, sehingga terjadinya overlapping tidak akan menyebabkan interferensi. Dan di sisi lain teknik MlMO dapat membuat kanal paralvl indepcndc:  dalam spatial domain untuk mengirimkan  data stream yang beragam. Teknik MIMO bisa memperbesar kapasitas  kanal  tanpa  mengurangi  bandwidth  yang  ada. Jumlah antena yang dipergunakan pada bagian pemancar 2 sedangkan pada bagian penerima 4. MIMO dapat mencapai kecepatan transfer data sampai 59.52M
Gambar 4. Perkembangan Teknologi  1 G 4G

Gambar 5. Kecepatan Transfer dari tiap Generasi.

Gambar 5. Kecepatan Download Dan Upload Generasi.

8. Teknologi Generasi Keenam  (5G-Five generation)
Beberapa waktu lalu, perusahaan telekomunikasi Inggris melakukan uji broadband dengan kecepatan sangat tinggi, 1,4 Tbps. Akan tetapi, pengujian tersebut masih berupa eksperimen alias belum dapat dinikmati oleh konsumen dalam waktu dekat. Beda halnya dengan rencana penerapan jaringan 5G di Korea Selatan. Sebagaimana dilaporkan oleh Phone Arena, Negeri Ginseng itu sedang menyiapkan implementasi jaringan nirkabel 5G yang kecepatannya 1.000 kali lebih kencang dibanding teknologi 4G terkini.

Angka persisnya adalah sekitar 10 gigabit per detik atau gbps (1 Gbps sama dengan 1.000 megabit per detik). Dengan kecepatan setinggi itu, sebuah film utuh berukuran 800 MB dikatakan bisa diunduh dalam waktu kurang dari 1 detik. Sebagai perbandingan, jaringan 4G membutuhkan waktu 40 detik untuk mengunduh file yang sama.  Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan menyiapkan dana sebesar 1,5 miliar dollar AS untuk membuat jaringan internet yang disebut terkencang di dunia ini. Rencananya, jaringan 5G akan mulai diterapkan pada 2017 dan sepenuhnya rampung untuk keperluan komersial pada 2020. "Kami membantu pertumbuhan nasional melalui layanan 2G pada dekade 1990-an, 3G pada tahun 2000-an, dan 4G sekitar tahun 2010. Kini waktunya melangkah lebih jauh dengan 5G," tulis Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Para raksasa elektronik dan operator seluler di negeri itu, seperti Samsung, LG, SK Telecom, dan Korea Telecom, diharapkan ikut berinvestasi dalam program jaringan 5G. Korea Selatan sendiri memang dikenal sebagai salah satu negara dengan koneksi internet terbaik di dunia. Negeri ini terus-menerus berada di urutan teratas dalam urusan kecepatan internet terkencang.

            Kesimpulan
            Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa perkembangan teknologi komunikasi merupakan pengembangan dari teknologi sebelumnya untuk menambah kemampuam aplikasi yang bersifat mobile. Teknologi yang beredar saat ini bukanlah merupakan teknologi terakhir tetapi merupakan teknologi yang akan ditingkatkan kemampuan untuk menambah kemampuannya dalam melayani komunikasi multimedia yang mobile dan cepat sesuai perkembangan zaman.

Daftar Pusaka

1.      Adriansyah. N. M, Wierles Tecnologi Future Trending Artikel. Diambil dari www.dekominfo.go.id,2002

2.      Artikel : Dari Generasi Suara Data http://www.ie.stttelkom.ac.id/,15 june 2005

3.      Artikel : Jembatan CDMA dan GSM Volume II no 12 – November 2003, http://www.ebizzasia.com,2003

4.      Artikel : WiBro, Langkah Awal Menuju GSM,http://www.republika.co.id/, Rabu, 22 Juni 2005

5.      Artikel : Sekali Lagi: CDMA vs GSM , http://www.ie.stttelkom.ac.id/,08 January 2006

6.      Insa, Artikel : Bersaing di Layanan Bergerak, Volume III no 22 – November – Desember 2004, http://www.ebizzasia.com,2003

7.      Purba.U.J.E., Artikel : Sistem Komunikasi Wirles, http://www.elektroindonesia.com/2000