Pendahuluan
Sejak pertama kali ditemukan, perkembangan teknologi telekomunikasi di dunia bergerak dengan sangat
cepat karena karena tuntutan
teknologi komunikasi yang memerlukan pertukaran data yang
besar, cepat dan dapat digunakan
dj mana saja atau mobile. Saat ini yang sedang banyak dibahas adalah teknologi 3G, tetapi
sebelum membahas teknologi wireless 30, kita
harus memahami
sedikit cara kerja
berdasarkan modulasinya yang
umum
digunakan dalam
teknologi komunikasi seluler yang akan
menjadi dasar perbedaan kemampuan pada
teknologi komunikasi pada tiap generasi sebelum teknologi 30 (OG,
1G, 2G, 2.5G) dan sedikit membahas
pengembangan teknologi setelah
3G (3.5G dan 4G).
Pembahasan
Dalam bab pembahasan ini akan dijelaskan
tentang perkembangan teknologi wireless.
Baik sebelum teknologi sebelum 3G yang
terdiri
dari
teknologi OG,
1G, 2G, dan 2.5G, Teknologi 3G sendiri, dan pengembangan
teknologi 3G yang terdiri dari teknologi 3.SG dan sekilas tentang 4G.
Teknologi jaringan wireless
dapat dibagi enam generasi,
yaitu:
1. Teknologi Generasi
Awal / Zero Generation (OG)
Generasi
awal (OG) atau Mobile radio telephone ini merupakan teknologi telepon selular modern permulaan, dimana menggunakan
jaringan gelombang radio (radiotelephone)
khusus (terpisah dan tertutup dengan jaringan lain
yang sejenis) dengan
jangkauan jaringan yang terbatas dan
dapat terhubung dengan jaringan telepon umum
biasa. Dipergunakan biasa
pada mobil
dan truk agar dapat berkomunikasi dengan jaringan telepon biasa.
Mobile
radio telephone ini
dikenal dengan nama dagang WCCs (Wireline Common Carriers, AKA elephone companies), RCCs (Radio Common Carriers), and two-way
radio dealers. (prinsipnya seperti
jaringan komunikasi Polisi
atau Taxi (walkie-talkie), hanya saja Mobile
radio
telephone ini
mempunyai nomor
telepon tersendiri dan terhubung dengan jaringannya tersendiri).
Kemampuan teknologi 0 G (Zero Generation): kemampuan teknologi 0 G
ini hanya
dapat bisa melayani komunikasi suara saja
dan
merupakan
teknologi awal komunikasi
bergerak (mobile) yang di
implementasikan dan di komersilakan. Kelemahan teknologi 0 G : metoda
transmisinya masih half-duplex meski pada perkembangannya mendukung
full-duplex. Jumlah
pelangan
dan jangkauan jaringannya sangat terbatas.
Tidak
mendukung
komunikasi
data.
2. Teknologi
Generasi Pertama (lG)
Generasi pertama atau 1G merupakan teknologi handphone
pertama yang diperkenalkan pada
era
80-an
dan
masih
menggunakan sistem analog. Generasi pertama ini
menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA). Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu sel untuk digunakan masing-masing pelanggan di sel tersebut, sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan memiliki
frekuensi sendiri (prinsipnya seperti pada stasiun
radio
dimana
satu
stasiun
radio
hanya menggunakan satu
frekuensi untuk siarannya).
Kemampuan teknologi 1G : kemampuan teknologi 1G ini hanya dapat bisa melayani
komunikasi
suara saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar.
Kelemahan teknologi 1G: penggunaan teknologi
analog pada generasi pertama menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki seperti kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spektrum
frekuensi yang boros karena satu pengguna
menggunakan
satu buah kanal frekuensi. Derau
intemodulasi (suara tidakjernih).
3. Tekonologi Generasi Kedua
(2G)
Teknologi
generasi kedua muncul karena tuntutan
pasar dan kebutuhan akan kualitas yang semakin baik. Generasi 2G sudah
menggunakan teknologi digital.
Generasi ini menggunakan mekanisme
Time Division Multiple Access (TDMA)dan Code Division Multiple Access ( CDMA) dalam teknik komunikasinya.
Kemampuan teknologi 2G: generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga
bisa
untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua arah untuk
mengirim
pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan
transfer data
dengan kecepatan maksimal 9.600bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu cukup untuk mengirim SMS, down1oad gambar, atau ringtone MIDI. Kelebihan
2G dibanding IG selain layanan
yang
lebih baik,
dari segi kapasitas juga
lebih besar. suara
yang dihasilkan menjadi lebih jernih,
karena
berbasis digital,
maka
sebelum
dikirim
sinyal suara analog diubah menjadi sinyal digital. Perubahan ini memungkinkan dapat diperbaikinya kerusakan sinyal suara akibat gangguan noise atau interferensi frekuensi lain. Perbaikan dilakukan di
penerima, kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk
sinyal analog, efisiensi spektrum/frekuensi yang menjadi
meningkat, serta kemampuan optimasi sistem yang ditunjukkan dengan kemampuan kompresi dan coding data digital. Tenaga yang diperlukan
untuk
sinyal sedikit sehingga dapat menghemat baterai , sehingga handset dapat dipakai lebih
lama dan ukuran baterai bisa lebih kecil.
Kelemahan
teknologi 2G: kecepatan transfer data masih rendah,
Tidak efisien untuk trafik rendah. Jangkauan jaringan
masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cellTower).
4. Teknologi
Generasi Dua Setengah (2.5G)
Teknologi 2.5G merupakan
peningkatan dari teknologi 2G terutama
dalam
platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi
data. Untuk yang berbasis GSM teknologi 2.5G di implementasikan dalam GPRS (General Packet Radio Services) dan WiDEN,
sedangkan yang berbasis CDMA diimplementasikan dalam CDMA2000 1x
GPRS
(General Packet Radio Services)
GPRS merupakan
teknologi overlay yang disisipkan di atas jaringan GSM untuk menangani komunikasi data pada jaringan. Dengan kata lain, dengan menggunakan handset
GPRS,komunikasi data tetap
berlangsung di atas jaringan
GSM dengan GSM masih menangani
komunikasi suara
dan transfer data ditangani oleh GPRS. Pengembangan teknologi GPRS di atas
GSM dapat dilakukan secara efektif
tanpa menghilangkan infrastruktur lama,
yaitu dengan penambahan beberapa
hardware
dan upgrade software baru pada terminal/station dan
server GSM. Kecepatan
transfer data GPRS dapat mencapai
hingga 160 kbps. Teknologi GPRS memiliki 3 fitur keunggulan, yaitu:
a)
Allways Online. GPRS menghilangkan mekanisme dial kepada pengguna pada saat ingin
mengakses
data, sehingga dikatakan GPRS selalu online karena
transfer data
dikirim berupa paket dan tidak bergantung pada waktu koneksi.
b)
An Upgrade to existing networks (GSM
dan TDMA). Adopsi sistem GPRS tidak perlu
menghilangkan sistem lama karena GPRS dijalankan di atas infrastruktur yang telah ada.
c)
An Integral part of EDGE and
WCDMA. GPRS merupakan inti
dari
mekanisme pengiriman paket data untuk teknologi 3G selanjutnya.
GPRS dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan kemampuannya, yaitu :
1.
Kelas A
Dapat dihubungkan ke jaringan
GPRS dan GSM (suara, SMS) pada waktu besamaan penggunannya, perangkat yang mendukung kelas A masih tersedia
sampai saat ini.
2.
Kelas B
Dapat dihubungkan ke jaringan
GPRS
dan
GSM
(suara,
SMS) tetapi hanya satu yang dapat digunakan pada waktu yang sama.
Ketika layanan GSM (telepon atau SMS) digunakan, rnaka GPRS harus menunggu dan akan otomatis
aktif kembali setelah Iayanan GSM
(telepon atau SMS) diakhiri. Kebanyakan perangkat GPRS termasuk dalam kelas B.
3.
Kelas C
Untuk menghubungkan
layanan GPRS atau GSM (suara,SMS), harus dilakukan pengantian layanan secara manual antara kedua
layanan (hampir sama seperti kelas B hanya pergantian jaringan yang aktif tidak otomatis).
Manfaat dari teknologi GPRS
Client-Server Service yang memungkinkan pengaksesan data yang tersimpan
dalam suatu basis data. Contoh
penerapan aplikasi ini adalah pengaksesan
WEB melalui browser. Messaging Services yang ditujukan untuk komunikasi antar individu pengguna
dengan memanfaatkan storage server untuk penanganan pesan sebagai
tempat penyimpanan pesan sementara
/ intermediate sebelum diterima oleh pengguna.
Conoth hasil layanannya yaitu aplikasi
Multimedia Message Service(MMS) yang digunakan untuk pengiriman data pesan multimedia melalui jaringan GSM dengan rnenggunakan
telepon seluler. Real-time conversational Services yang memberikan layanan komunikasi dua arah
kepada pengguna secara real-time. Beberapa contoh penerapannya adalah pada aplikasi internet dan multimedia semisal Voice over IP (VOIP) dan video conferencing. Tele-action services.
5. Teknologi Generasi Ketiga (3G)
Teknologi generasi ketiga (3G Third
Generation) dikembangkan oleh suatu
kelompok yang diakui dan merupakan
kumpulan para ahli dan pelaku
bisnis yang berkompoten dalam
bidang teknologi wireless di dunia. Teknologi
3G diperkenalkan pada awalnya adalah
untuk tujuan sebagai berikut:
a. Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan
b. Menambah kemampuan jelajah
(roaming)
c.
Untuk rnencapai
kecepatan transfer
data yang lebih tinggi
d.
Peningkatan kualitas
layanan (Quality of Service
– QOS)
e. Mendukung kebutuhan internet bergerak
(mobile internet)
Kemampuan teknologi 3G : Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan
data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand
lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan
setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.
Kelebihan 3G dari generasi-genersi sebelumnya : kualitas suara yang lebih bagus. Keamanan yang terjamin. Kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk
lokal!Indoorls!ow-moving access
dan 384 kbps untuk wide area access. Support beberapa koneksi
secara simultan, sebagai
contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melalukan call
(telepon) ke tujuan yang berbeda.
Infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. interkoneksi ke other mobile dan
fixed users. Roaming nasional dan internasional.
Bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga
high data rate communicationservices
dan asymmetric data transmission. Efiensi spektrurn yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara maksimum bandwidth yang terbatas. Support untuk multiple cell layer. Co-existance and interconnection dengan satellite-based services. Mekanisme
billing yang tergantung clad volume
data, kualitas service dan waktu.
Gambar 2. Peningkatan Kemampuan Generasi
2G ke 3G
Gambar 3. Perkembangan Teknologi Selular di Dunia
Kelemahan
Teknologi 3G memerlukan
korurol daya "Ideal" dan belum
mencukupinya kecepatan transfer
data dalam melayani layanan multimedia yang memerlukan kecepatan yang mumpuni.
6. Teknologi
Generasi Tiga
Setengah (3.5G)
Teknologi 3.5 G atau disebut juga super 3G
merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam
peningkatan kecepatan transfer
data yang lebih dari teknologi 3G (>2 Mbps) sehingga
dapat melayani komunikasi
multimedia seperti akses internet dan video sharing.
7. Teknologi
Generasi Keempat (4G-
fourth generation)
Teknologi fourth generation (4G) adalah teknologi yang baru memasuki tahap uji coba. Salah satunya oleh Jepang dimana pihak NIT
DoCoMo, perusahaan ponsel di Jepang.
memanfaatkan tenaga hingga 900 orang insinyur ahli untuk mewujudkan teknologi
generasi ke 4.
Motivasi
Teknologi 4G: mendukung service multimedia interaktif. Telekonfrensi, Wireless Intenet. Bandwidth yang lebar, bit rates lebih besar dari
3G. Global mobility; Service
Portability, Low-cost service.
Skalabilitas untuk jaringan mobile.
Teknologi yang
baru dalam 4G : sepenuhnya untuk
jaringan packet
switched. Semua komponen jaringan digital. Bandwidth yang besar untuk mendukung multimedia service dengan -Biaya yang murah ( Sampai 100 Mbps).
Jaringan keamanan data yang kuat.
Teknologi yang digunakan
untuk
teknologi 4G,
kemungkinan teknologi yang diadaptasi
adalah : MTMO-OFDM (Multi Input Multi Output -
Orthogonal Frequency Modulation). OFDM
merupakan suatu
teknik transmisi multi carrier (banyak frekuensi). Dimana
tiap
frekuensi
adalah orthovonal satu sama
lain,
sehingga terjadinya overlapping tidak akan menyebabkan interferensi. Dan di sisi lain
teknik MlMO dapat membuat kanal paralvl indepcndc: dalam spatial
domain untuk mengirimkan data stream
yang beragam. Teknik MIMO bisa memperbesar
kapasitas kanal tanpa mengurangi bandwidth yang
ada.
Jumlah antena yang dipergunakan pada bagian pemancar 2 sedangkan
pada bagian penerima 4. MIMO
dapat mencapai kecepatan transfer
data sampai 59.52M
Gambar 4. Perkembangan Teknologi 1 G – 4G
Gambar 5. Kecepatan Transfer
dari tiap Generasi.
Gambar 5. Kecepatan Download
Dan Upload Generasi.
8. Teknologi
Generasi Keenam (5G-Five generation)
Beberapa waktu lalu, perusahaan telekomunikasi Inggris melakukan uji broadband dengan kecepatan sangat
tinggi, 1,4 Tbps. Akan tetapi, pengujian tersebut masih
berupa eksperimen alias belum dapat dinikmati oleh konsumen dalam waktu dekat.
Beda halnya dengan rencana penerapan jaringan 5G di Korea Selatan. Sebagaimana
dilaporkan oleh Phone Arena, Negeri Ginseng itu sedang menyiapkan
implementasi jaringan nirkabel 5G yang kecepatannya 1.000 kali lebih kencang
dibanding teknologi 4G terkini.
Angka persisnya adalah sekitar 10 gigabit per detik atau gbps (1 Gbps sama
dengan 1.000 megabit per detik). Dengan kecepatan setinggi itu, sebuah film
utuh berukuran 800 MB dikatakan bisa diunduh dalam waktu kurang dari 1 detik. Sebagai
perbandingan, jaringan 4G membutuhkan waktu 40 detik untuk mengunduh file yang
sama. Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan menyiapkan
dana sebesar 1,5 miliar dollar AS untuk membuat jaringan internet yang disebut
terkencang di dunia ini. Rencananya, jaringan 5G akan mulai diterapkan pada
2017 dan sepenuhnya rampung untuk keperluan komersial pada 2020. "Kami
membantu pertumbuhan nasional melalui layanan 2G pada dekade 1990-an, 3G pada
tahun 2000-an, dan 4G sekitar tahun 2010. Kini waktunya melangkah lebih jauh
dengan 5G," tulis Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Korea Selatan
dalam sebuah pernyataan.
Para raksasa elektronik dan operator seluler di negeri itu, seperti
Samsung, LG, SK Telecom, dan Korea Telecom, diharapkan ikut berinvestasi dalam
program jaringan 5G. Korea Selatan sendiri memang dikenal sebagai salah satu
negara dengan koneksi internet terbaik di dunia. Negeri ini terus-menerus
berada di urutan teratas dalam urusan kecepatan internet terkencang.
Kesimpulan
Dari pembahasan
diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa perkembangan teknologi komunikasi merupakan pengembangan
dari teknologi sebelumnya untuk menambah kemampuam aplikasi yang bersifat
mobile. Teknologi yang beredar saat ini bukanlah merupakan teknologi terakhir
tetapi merupakan teknologi yang akan ditingkatkan kemampuan untuk menambah
kemampuannya dalam melayani komunikasi multimedia yang mobile dan cepat sesuai
perkembangan zaman.
Daftar Pusaka
1. Adriansyah. N. M, Wierles
Tecnologi Future Trending Artikel. Diambil dari www.dekominfo.go.id,2002
3. Artikel : Jembatan CDMA dan GSM Volume
II no 12 – November 2003, http://www.ebizzasia.com,2003
4. Artikel : WiBro, Langkah Awal
Menuju GSM,http://www.republika.co.id/, Rabu, 22 Juni 2005
6. Insa, Artikel : Bersaing di
Layanan Bergerak, Volume III no 22 – November – Desember 2004,
http://www.ebizzasia.com,2003





